[First Impression] Uji Kota Tenggelam

Published by admin on

<pre><pre>[First Impression]  Uji Kota Tenggelam

Ikuti kami

Selain dikenal sebagai sarana untuk bersosialisasi dengan teman sebaya Anda, sekolah pada dasarnya adalah tempat untuk belajar atau belajar. Tidak hanya tentang mendengarkan atau memahami, tetapi juga ketika Anda diminta untuk dapat menerapkan apa yang telah diajarkan guru kepada Anda dalam Casino Online bentuk tugas dan tes.

Tulis artikel berbayar "width =" 728

Kenangan pengalaman ini adalah kesan yang saya rasakan ketika saya mencoba game baru yang dibuat Kodok berhak Kota Tenggelam. Game ini, yang dirilis pada platform PC, PS4, Xbox One dan Switch, pada dasarnya adalah game Open World dengan nuansa horor Lovecraftian yang inspirasinya untuk tema tersebut diambil dari mitologi Cthulhu.

Diatur dalam satu kota bernama Oakmont, Anda akan bertindak sebagai detektif bernama Charles Reed yang kebetulan diundang ke sana untuk menyelidiki sebuah misteri baik tentang Oakmont dan pengalaman supranatural dari dia yang selalu melihat hal-hal aneh.

Yang cukup menarik, kota Oakmont digambarkan memiliki latar belakang cerita sebagai kota yang telah dirusak oleh banjir besar. Frogware berhasil menghadirkan suasana suram yang terlihat nyata dan berkesan. Terutama ketika melihat bentuk penataan puing yang rusak atau cekung hingga Anda perlu menjelajahinya menggunakan perahu motor.

Di mana mereka dapat menyusunnya dengan rapi menjadi bentuk dunia terbuka yang penuh dengan seni. Namun, sayangnya pesona tersebut tidak berbanding lurus dengan model desain level di interior rumah atau bangunan yang bisa dimasuki. Di mana semuanya tampak terlihat variasi yang sama dan minimal.

Selain dianggap sebagai dunia terbuka dan game horor, The Sinking City juga memiliki semacam model permainan investigasi dan detektif. Jika Anda cukup terbiasa dengan game Frogwares sebelumnya seperti “Sherlock Holmes“, Hampir semua sistem gameplay sepenuhnya diadopsi telanjang di game The Sinking City dan menjadi satu”inti“Yang paling saya sebut terutama dari game ini.

Jadi karena itu, game ini bukan game yang cukup cocok untuk dimainkan oleh orang biasa. Terutama jika Anda tidak memiliki pemahaman bahasa Inggris yang baik. Karena seperti di game Sherlock Holmes (versi Frogwares), The Sinking City tidak akan pernah memberi Anda panduan langsung tentang tempat mana yang harus Anda jelajahi, tempat yang harus Anda selidiki, dan NPC mana yang akan Anda selidiki. Semua itu perlu Anda ketahui sendiri dengan melihat berbagai petunjuk bukti yang telah Anda peroleh.

Bagi saya, ini adalah pengalaman bermain game dunia terbuka yang sangat menarik dan positif. Ini seperti ketika Anda diajar oleh seorang guru di sekolah dan diuji pada saat yang bersamaan. Jika Anda sudah terbiasa dengan hal itu, bukan tidak mungkin jika keakuratan dan ketangkasan Anda dalam menyelesaikan masalah dalam game ini juga bisa diterapkan di dunia nyata.

Dimana tempatnya?

Mengingat bahwa The Sinking City adalah game horor, game ini juga mengharuskan Anda untuk selalu mempersiapkan mental yang kuat ketika Anda pergi ke sana. Anda harus terbiasa untuk bertemu dengan sejenis makhluk monster yang terlihat seperti makhluk Silent Hill bernama “Wylebeast“Hadir dalam beberapa varian, baik yang terlemah maupun yang terkuat, mereka akan benar-benar memberi Anda tantangan yang kadang-kadang bisa membuat frustrasi.

Mereka sendiri biasanya dihadirkan dalam momen yang mengejutkan dan menyusahkan. Selain kecenderungan Wylebeasts yang gemar membuat suara yang mengganggu, sayangnya karakter Anda hanya dilengkapi dengan persenjataan api dan kemampuan bertarung yang sangat terbatas. Jadi berusaha menghindarinya sebisa mungkin memang merupakan pilihan paling bijaksana.

Namun, jika Anda berada di lokasi penyelidikan dan bertemu mereka dalam jumlah besar, Anda tampaknya harus dipaksa untuk melayani makhluk yang tidak seperti biasanya. Aspek pertempuran itu sendiri sayangnya tidak terlihat dipoles dengan baik. Itu cenderung kaku dan sangat “menghukum” terhadap kecerobohan yang Anda lakukan terlepas dari jenis sistem barang kerajinan dalam game ini.

Terlepas dari sistem pertarungan yang terlihat agak “rusak”, saya tetap sepenuhnya menghargai frogware yang mampu menerapkan sistem permainan yang bagi saya adalah inovatif, yaitu dalam bentuk keberadaan bar mental atau kewarasan (dalam bentuk bilah biru di sebelah bilah kesehatan). Bilah ini memiliki fungsi yang cukup unik. Di mana karakter Anda bisa panik hingga berhalusinasi jika bilah terus jatuh.

Bahkan, sosok monster yang muncul dalam halusinasi Anda terkadang dapat memanifestasikan secara nyata ketika karakter Anda berada dalam kondisi mental yang sangat mengkhawatirkan. Apakah itu terjadi karena melawan musuh, membunuh warga sipil, atau menemukan hasil penyelidikan suatu kasus. Efek halusinasi benar-benar berhasil maksimal dan mampu memberikan horor psikologis yang sangat mengesankan.

Dari sekitar 7 jam pengalaman saya di pertama kalinya bermain horor rahasia dan memeras otak ini, untuk sementara waktu mungkin hanya itu yang bisa saya uraikan. Perincian serta hasil ulasan yang lebih lengkap dapat Anda semua nantikan dalam beberapa hari mendatang.

Baca juga informasi menarik lainnya tentang dunia video game dari saya, Ido Limando

Categories: Game Terkini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *