Data Menunjukan 50% Pemain Rekan Satu Tim dari Apex Legends Mempunyai Skill yang Buruk

Published by admin on

Apex Legends adalah permainan battle royale terbaru keluaran Electronic Arts yang booming dikalangan pencinta gaming saat ini. Sama seperti permainan tipe battle royale lainnya Apex Legends juga merupakan pertempuran antar tim. Dalam Apex Legends sendiri satu tim mempunyai 3 orang pemain yang dapat memilih karakter sesuai keinginannya.

Apabila seorang pemain Apex Legends tidak mempunyai teman bermain bersama (pemain solo) maka dia akan mendapatkan teman satu tim secara random. Tentunya satu tim yang diisi oleh tiga pemain yang belum pernah bermain bersama dan tidak mempunyai komunikasi yang bagus akan kesulitan untuk memenangkan pertempuran dalam Apex Legends.

Data yang diambil dari para pemain Apex Legends pengguna platform PS4 menunjukan hanya 50% saja pemain yang mendapatkan penghargaan sebagai “Team Player”. Team Player sendiri adalah penghargaan yang diberikan oleh Respawn Entertainment kepada pemain yang mau menghidupkan kembali anggota timnya yang sudah mati dalam pertempuran.

Tentu saja permainan individu dan terkesan egois akan menghancurkan esensi permainan Apex Legends yang membutuhkan kerja sama satu tim untuk memenangkan pertempuran. Banyak pemain solo yang mendapatkan anggota tim secara acak dan memilih tempat mendarat yang berbeda satu sama lain. Melakukan looting dan bertarung satu sama lain hingga akhirnya mereka mati satu per satu.

Seperti game battle royale lainnya yang membutuhkan kerja sama tim, Apex Legends akan mudah untuk dimenangkan jika mempunyai anggota yang lengkap hingga akhir. Bayangkan betapa sulitnya jika kita harus menghadapi tiga pemain lawan sendiri saat pertempuran akhir Apex Legends berlangsung. Jadi meskipun kita mendapatkan rekan secara acak, kita harus tetap menadari bahwa untuk memenangkan pertempuran adalah dengan bekerja sama.

Categories: Game Terkini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *